Haruskah kata sandi ditulis di surat wasiat?

· 6 menit baca

Saat mulai merencanakan nasib akun online, surat wasiat tampak seperti tempat yang paling wajar untuk kata sandi. Namun, hampir semua ahli hukum berkata sama: jangan. Inilah alasannya, apa yang sebaiknya ditulis di surat wasiat tentang kehidupan digital Anda, dan di mana kata sandi itu sendiri sebaiknya disimpan.

Alasan 1: surat wasiat bisa menjadi dokumen publik

Surat wasiat bersifat pribadi selama Anda hidup, tetapi hal itu bisa berubah setelah Anda meninggal:

Apa pun yang tertulis di surat wasiat, termasuk kata sandi, bisa dibaca oleh orang yang tidak akan pernah Anda pilih.

Alasan 2: kata sandi berubah, surat wasiat tidak

Kemungkinan besar Anda akan mengganti puluhan kata sandi sebelum surat wasiat Anda dibaca. Memperbarui surat wasiat berarti membuat surat wasiat baru atau perubahan resmi sesuai ketentuan formalnya. Kata sandi yang ditulis di surat wasiat hampir pasti sudah usang saat ada yang membutuhkannya.

Alasan 3: surat wasiat dibaca terlambat

Keluarga mungkin butuh akses dalam beberapa hari: untuk mencari dokumen, menghentikan langganan, atau mengabari orang-orang. Surat wasiat sering dibaca setelah pemakaman, dan pengurusan warisan bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Alasan 4: kata sandi bukan izin

Masuk sebagai orang lain bisa melanggar ketentuan layanan, bahkan dengan kata sandi yang benar. Di sebagian besar negara bagian AS, undang-undang bernama Revised Uniform Fiduciary Access to Digital Assets Act (RUFADAA) menetapkan siapa yang boleh mengakses akun seseorang setelah ia meninggal, dengan urutan prioritas yang jelas:

  1. Pengaturan yang Anda buat di alat milik perusahaan, seperti Pengelola Akun Tidak Aktif Google atau kontak warisan Facebook, didahulukan.
  2. Instruksi di surat wasiat atau dokumen lain menyusul.
  3. Ketentuan layanan berlaku jika Anda tidak meninggalkan instruksi.

Dengan kata lain, pengaturan yang Anda pilih di aplikasi bisa mengalahkan isi surat wasiat. Pastikan keduanya selaras.

Apa yang bisa ditulis di surat wasiat sebagai gantinya

Di mana menyimpan kata sandi

Apa pun pilihan Anda, pikirkan juga autentikasi dua faktor: jika kode dikirim ke ponsel Anda, seseorang perlu cara untuk membuka kuncinya, atau satu set kode cadangan.

Rencana sederhana

  1. Buat daftar akun penting Anda dan apa yang harus terjadi pada masing-masing.
  2. Atur alat platform untuk Apple dan Google.
  3. Simpan kata sandi di pengelola kata sandi atau brankas terenkripsi dengan akses darurat.
  4. Minta pengacara atau notaris menambahkan klausul aset digital ke surat wasiat Anda, termasuk persetujuan untuk mengakses pesan Anda.
  5. Tinjau semuanya sekali setahun.

Daftar periksa warisan digital kami memandu Anda langkah demi langkah.

Panduan ini berisi informasi umum, bukan nasihat hukum. Hukum tentang surat wasiat dan aset digital berbeda di tiap negara dan negara bagian, jadi konsultasikan dengan ahli hukum di tempat Anda tinggal.

Sumber